Pendahuluan
Dokumentasi ini merinci proses teknis dan metodologi dari proyek "Akuisisi Data dan Pemetaan Dusun Tegalsari". Proyek ini merupakan implementasi dari Praktik Kerja Lapangan 2 (SVIG223439) yang bertujuan untuk mengintegrasikan data spasial ke dalam platform digital yang dinamis dan interaktif. Hasil akhir dari proyek ini adalah sebuah aplikasi Web GIS bernama "Studio Peta Tegalsari", yang berfungsi sebagai media diseminasi informasi geospasial modern.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari akuisisi data primer di lapangan, pengolahan data menggunakan perangkat lunak SIG, hingga pengembangan aplikasi web, dijelaskan secara komprehensif dalam dokumen ini.
Arsitektur Proyek
Sistem ini dirancang secara modular yang terdiri dari beberapa komponen utama yang saling terhubung untuk memberikan pengalaman pengguna yang lengkap.
1. Landing Page
Halaman perkenalan yang berfungsi sebagai gerbang utama proyek. Menampilkan visualisasi globe yang bertransisi ke area studi untuk memberikan konteks geografis yang imersif. Halaman ini juga memberikan ringkasan singkat tentang profil dusun dan fitur-fitur utama platform.
2. Studio Peta Interaktif
Aplikasi inti berupa dasbor pemetaan Web GIS. Di sinilah pengguna dapat berinteraksi secara penuh dengan data geospasial Dusun Tegalsari, mengontrol visualisasi lapisan data, dan memanfaatkan berbagai alat bantu analisis sederhana yang disediakan.
3. Halaman Pendukung
Terdiri dari Profil Dusun (berisi informasi non-spasial seperti sejarah, visi-misi, dan galeri) dan halaman Dokumentasi ini. Kedua halaman ini menyediakan konten kontekstual dan teknis untuk melengkapi platform utama.
Alur Kerja Proyek
Proses pengembangan proyek ini dibagi menjadi tiga tahapan utama yang saling berkaitan, sesuai dengan metodologi pemetaan partisipatif.
Tahap 1: Pra-Lapangan
- Persiapan Geodatabase: Membuat struktur geodatabase (.gdb) di ArcMap 10.8 untuk menampung data vektor.
- Deliniasi Awal: Melakukan deliniasi bangunan dan penggunaan lahan berdasarkan Foto Udara Tegak (Orthophoto).
- Formulir Survei Digital: Mendesain dan membuat kerangka form survei dalam format .xls untuk diunggah ke platform Ona.io dan digunakan pada aplikasi ODK Collect.
- Penentuan Sampel: Membuat 50 titik sampel secara acak (random sampling) untuk uji akurasi penggunaan lahan.
Tahap 2: Lapangan
- Survei Validasi: Mendatangi lokasi sampel dan permukiman untuk validasi data interpretasi, survei kependudukan, dan pengisian formulir melalui ODK Collect.
- Pengukuran Batas Presisi: Mengukur batas patok dan Titik Kontrol Independen (ICP) menggunakan perangkat GNSS Geodetik Trimble dan aplikasi Trimble TSM.
- Dokumentasi Visual: Melakukan akuisisi foto udara dan dokumentasi visual lainnya menggunakan Drone DJI Mavic.
Tahap 3: Pasca-Lapangan
- Pengolahan Data SIG: Melakukan koreksi, editing, validasi topologi, dan pembuatan layout peta tematik di ArcMap.
- Konversi ke Format Web: Mengekspor data final ke format shapefile, kemudian mengunggahnya ke Mapbox Studio untuk dikonversi menjadi Vector Tileset.
- Pengembangan Aplikasi Web: Membangun antarmuka dan fungsionalitas Landing Page dan Studio Peta menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript, dengan Mapbox GL JS sebagai library pemetaan.
- Penyusunan Produk Akhir: Merancang Album Peta digital menggunakan Canva dan menyusun Laporan Akhir PKL.
Fitur Studio Peta
Aplikasi Studio Peta dilengkapi dengan berbagai fitur untuk eksplorasi data yang komprehensif.
- Manajemen Layer Interaktif: Kontrol penuh untuk menampilkan/menyembunyikan lapisan data utama: Batas Administrasi, Penggunaan Lahan, Bangunan, Jaringan Jalan, dan Titik Sarana Prasarana.
- Kontrol Tampilan Peta: Kemampuan untuk mengubah peta dasar (satelit, jalan, gelap, dll.), mengatur kemiringan (pitch) untuk efek 3D, dan mengaktifkan/menonaktifkan label pada peta dasar untuk tampilan yang lebih bersih.
- Legenda Dinamis: Panel legenda yang secara otomatis menyesuaikan isinya berdasarkan lapisan yang sedang aktif, termasuk kemampuan untuk memfilter sub-kategori dalam sebuah layer.
- Antarmuka Multi-Panel: Navigasi tab untuk beralih antara tampilan Peta, Data Tabular (placeholder), dan Galeri Media (placeholder), dengan tombol unduh yang berubah konteks sesuai panel aktif.
- Animasi Pembuka: Transisi sinematik dari tampilan globe global ke lokasi studi untuk memberikan pengalaman pertama yang mengesankan.
Tumpukan Teknologi
Proyek ini memanfaatkan kombinasi perangkat keras dan lunak dari domain SIG dan pengembangan web, sebagaimana tercantum dalam laporan.
Perangkat Keras
- Laptop (Lenovo Yoga/LOQ)
- Handphone (Redmi Note 9)
- Drone DJI Mavic
- GNSS Geodetik Trimble
- Statif
Perangkat Lunak
- ArcMap 10.8
- ODK Collect & Ona.io
- Avenza Map & Trimble TSM
- Mapbox Studio & Mapbox GL JS
- HTML, CSS, JavaScript
- Canva
Sumber Data
Data yang digunakan dalam proyek ini bersumber dari akuisisi data primer dan sekunder, yang kemudian disajikan dalam bentuk Vector Tileset melalui Mapbox untuk performa optimal di web. Berikut adalah daftar lengkap Tileset yang digunakan:
Batas Administrasi
Berisi data poligon yang merepresentasikan batas wilayah Dusun Tegalsari.
mapbox://clisenardylaksonowicaksono.689w259c
Penggunaan Lahan
Data poligon yang mengklasifikasikan jenis penggunaan lahan seperti sawah, hutan, dan pemukiman.
mapbox://clisenardylaksonowicaksono.6m4ggn0z
Bangunan
Data poligon yang menandai setiap bangunan yang ada di dalam wilayah studi.
mapbox://clisenardylaksonowicaksono.2k5e59gt
Jaringan Jalan
Data polyline yang merepresentasikan jaringan jalan lokal dan jalan setapak.
mapbox://clisenardylaksonowicaksono.5v0kvmom
Kredit Tim
Proyek ini merupakan hasil kerja kolaboratif dari tim PKL A4 – Padukuhan Tegalsari, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, Universitas Gadjah Mada (Angkatan 2023).
Clisen Ardy Laksono Wicaksono
23/517152/SV/22742Aga Maulana
23/518194/SV/22915Aisyah Girindra
23/518650/SV/23026Nanda Amalia Putri
23/514872/SV/22441Nurul Hidayah
23/514375/SV/22329Ucapan Terima Kasih
Terima kasih sebesar-besarnya diucapkan kepada seluruh Dosen Pembimbing, Asisten Praktik Kerja Lapangan, serta Bapak Kepala Desa dan jajaran Perangkat Desa Tegalsari yang telah memberikan izin, kerja sama, dan penerimaan yang hangat selama proses akuisisi data di lapangan.